4/26/2012

Atas Dasar Iman, Bukan Respon

Dibagikan oleh Dhieta at 10:31 am
Belakangan ini template blog aku aneh banget... jadi entah kenapa yang bagian widget, yang harusnya warnanya pink jadi biru dan ada garisnya. Aku pikir blog ku ini mengalami penyakit anti pink, jadi aku otak-atik kode css-nya buat ngeganti jadi warna biru. Ternyata warna biru muda itu pun ngga keluar. Entah kenapa. Trus di post yang paling baru, "Atas Dasar Iman, Bukan Respon", font commentsnya juga ga keluar malah jadi times new roman yang soooo... biasa banget!

Jelek ih! Sebel!

Sebenernya penyakit itu muncul setelah aku bikin post yang "Atas Dasar Iman..." itu. Jadi I'm starting to think that post itulah sabab musababnya. Yah, siapa tahu kan? Soalnya kalo dibuka post yang lain, yang sebelum post itu, templatenya perfectly shown kok. Jadi yah, akhirnya muncul ide buat menghapus post yang itu dan lihat apakah penyakitnya masih ada...

Cuman karena sayang buat diapus, akhirnya di re-post lengkap dengan segala komen2nya :D Jadi buat yang udah baca, harap maklum yah :D


***

(Mungkin ini akan jadi posting terpendek yang pernah aku buat. Tapi ini penting, setidaknya menurutku, hehehe...) 

Pertanyaan itu muncul lagi, "Tuhan, kemarin ada lagi yang bilang, kalo ada cowok pedekate dan ceweknya ngga ngasih respon yang cukup, apalagi ga berinisiatif, cowoknya bisa nyerah dan berhenti berusaha. Emang gitu ya, Tuhan?" 

 ---- krik krik krik krik ----

"Oke, I know kalo cewek itu harus guard her heart, mengendalikan diri dan hati, termasuk bijaksana dalam memberi respon ke cowok. Tapi kasian juga kan si cowok, gimana mereka dapat alasan buat  lanjut pdkt kalo cewek-cewek kayak adem ayem aje?"

---- krik krik krik krik ----

Tiba-tiba inget tulisannya Echa entah di post yang mana (males nyari :p), soal anak gadisnya Tuhan yang berharga lebih dari permata, sehingga harus didapatkan oleh pria dengan iman.

---- krik krik krik krik ----

Pria-pria Allah akan memperjuangkan anak gadis Tuhan atas dasar imannya, bukan atas dasar respon para wanita yang dianggap terlalu 'biasa'

--- krik krik krik krik ----

Oke, dengan iman pria itu. Bukan dengan sms. Bukan dengan telepon. Apalagi dengan kerling mata :p

Imannya harus diuji dengan ujian kesabaran, ketekunan dan ketahanan. Respon 'biasa' itu lah ujiannya.

Lagipula, kalau dia menyerah hanya karena respon yang  dia anggap 'biasa', mana karakternya yang seperti Kristus? Kristus aja mau merendahkan dirinya buat memperjuangkan aku, masa dia ga mau dengan alasan malu, gengsi, pride, takut ditolak,  atau hal-hal semacam itu...

---- krik krik krik krik ----

Justru respon yang ia anggap 'biasa' seharusnya membuatnya semakin teguh berperang dengan lututnya. Masuk semakin dalam menemui Dia, sampai Dia memberikan kunci menuju hati anak gadis-Nya.

---- krik krik krik krik ----

Got it, God!


God bless,



P. S. : obrolan dengan Tuhan yang memilih diem aja karena Dia tahu anak gadisnya yang ngeyelan ini sebenarnya udah tahu jawaban atas pertanyaanNya sendiri.

Gara-gara baca post ini, Lasma jadi kepikiran beberapa hal soal meresponi pria dengan bijak. Bijak disini berarti berani untuk set boundaries, tapi tetep melakukannya dengan tulus, lembut dan penuh kasih. Penting buat dibaca karena para cewek selain perlu guard their own heart, juga harus bisa guard the other's heart, termasuk cowok-cowok itu, as brothers and sisters in Christ :) Tulisan Lasma bisa dibaca di sini dan sini.



 
Ini komen2nyaaaaaa.....

 wina said...
yeaaaaaaaa!! bagussssss!!!! peneguhan bgt ne mb! skrng giliran wanita-wanitaNya Allah, yokk bjuang qt lakukan kebenaran itu ^^ tampak sukar tapi bukan mustahil ^^ *duduk diam tenang tanpa galau krn pria itu tak kunjung inisyatif.. be still my soul be still.. ga perlu kuatir,, gmn pun caranya, God akan proses n paksa dy buat inisyatif perjuangin qt!! yippiee!!
Cowo yang berjuang terus juga belum tentu orang yang tepat loh...jangan2 cuma penasaran :D. Yang pasti kita cewe kita harus bisa menempatkan diri. Kalau memang kita tertarik, kita jangan kayak cewe dunia yang sengaja membuat cowo gelisah panas dingin cuma karena ingin menunjukkan kita cewe mahal. Sebagai cewe modal kita cuma 1, bijak2 merespon. Kalau kita emang pengen tahu dan tertarik, ya berkawan lebih dekat tapi tarik garissssssssssss...Jangan bersikap lebih dari yang seharusnya. Jangan mau sering dianter jemput dan intense kalau belum komitmen sama orang itu. Kalau ga tertarik tunjukkan ga tertarik dengan membatasi diri, tapi tetap tarikkkk garissss...Tunjukan kamu tetap menghargai dan mengasihi orang itu dengan tetap ramah dan sopan. Ada waktunya untuk diam, ada waktunya untuk melangkah. Pokoknya bijak-bijak dah...Cowo itu bukan monster, mereka saudara pria kita di dalam Tuhan, ingin tahu tentang mereka dan tertarik mengenal mereka bukan sebuah kesalahan, yang salah kalau terburu-buru langsung menyimpulkan "gua suka". Balik lagi, berbijak-bijaklah :D Oh, iya. mau nambahin kata2 Dhita, kadang-kadang kita bukan menjaga hati kita dari orang lain, tapi diri kita sendiri. Wanita lemah di imajinasi *saya tahu itu..sangat tahu...huehehhe
@lasma: Betuuuul sekaliiiiii... Emang ga berarti tidak boleh merespon, tapi merespon dengan bijaksana, penuh hikmat, termasuk dg mengeset boundaries... Tahu batas respon itu smpai dimana. Jdi inget tulisannya ci Grace, cowok melangkah 3 kali cewek melangkah sekali, ibaratny gtu... Suka banget sama contoh implementasinya: kalo ga ada komitmen, jangan b'gaul intensif dan antar jemput sgala macem. Set the boundaries, hehe. #jdi inget dosa masa lalu :p# Nah, trus soal cow yg brjuang blm tntu cow yg tepat, itu diaaaa... Tp at least mereka udah melalui ujian inisiatif (leadership) klo ereka yg berjuang aja belum pasti org yg tepat, apalagi cow2 yg sekedarnya aja dan malas (atau ga berani? :p) melangkah. Memang selain guard our own heart, kita juga harus bertanggung jawab buat guard the other's heart, as sisters and brothers in Christ. Nice insight, lasma. Met deg2an jdi capeng :p
hmmmmmmm..... aku ngrespon kok buat cwo2 yg i thik trtarik ama aku hhehehe.....but emg sih dtarik garissss dan garisnya tebel, coz aku tahu aku lemah, dengan kata2,perhatian,tatapan tajam dan kebaikan2 kecil ==' aku prnah slh krna respon yg lebay dan i take inisiatif trlalu sering in the name of "pelyanan",even kseringan mkn siang breng bdua...my heart pd akhirnya run ga karuan dan i stuck dgn pria ini over the years smpai God blg jelas he's not mine and not worth to fight and love for T_T jdi skrg aku hati2 bgt (bijaksana ky kta Lasma), krna sekali pintu hati udh kbuka trlalu lebar mka susah utk mnahan aliran air yg mngair deras kluar, dan ktika sdh mluap susah utk mnariknya kmbali... Klu yg skrg ini emg yg dri Tuhan...maybe i'll have a story yg nyaris nol pdkt, and nyaris nol respon juga (aneh ya);p well lets see ya..storynya blm slesai hhehehe ;p Smngat Tong, ak yakin kok Roh Kudus psti tuntun kita gmana hrs brsikap regarding His truth ktika ad pria2 yg mmnuhi syarat dsekeliling kita even saat kita brtemu yg tepat itu...i'm very sure that God itu baik bgt, He'll never let His daughter mlngkah tnpa pngawasan mataNya dan tuntunan tnganNya as long as we're willing to let Him do it---
@ echa : nol pdkt dan nol respon, karena based on prayer and promise from God kan ya, cha? Hhaha, I know the method. Semangat yaah, echaaa... Terus berdoaaa... Iyaaa, itu dia, kadang kita guard our heart (merespon dg menarik garis tebal) tp kdng sering dianggap trlalu jual mahal sama dunia dan disuruh meresponi dg take take inisiatif dan bermanuver... Standar respon cukup ato ngga cukup kan bisa beda2 :D Emang harus bijaksana, denger2an sama tuntunanNya Tuhan :)
Emang kalo lagi PDKT itu masa paling Andy Lau, Hahahha...jalannya harus pelan2. Karena terlalu licin. Dhit, ganti theme? Yang kali ini lebih enak dibaca dan unyu :p walau agak kagok. Biasanya baca di sebelah kiri. Huehehhe...
@Lasma : wakaka, ga boleh terjun bebas ya, ma? :p iya, yang ini ga bikin mata sakit lagi, hahaha. hurufnya gedean dan lebih jelas. #lagi butuh suasanan baru
speechless deh baca yg ini. plus baca obrolan kakak2 di atas hehee. suka banget sama komen Kak Lasma, kita HARUS BIJAK!! postingan ini lucu mbak, banyak "krik krik krik krik"nya. banyak jangkrik ya xixixixi >.< nah, skrg kasusnya.... gimana kalo si cewek yg merasa sudah menemukan pria yg tepat, sedangkan pria itu diam saja? layakkah dia didoakan?
@nonik : hahaha, kalo kasusnya gitu, kayany udah pernah aku tulis deh nik, yg di (Sepertinya) Tuhan Bilang Dia Orangnya. Kalo soal didoain layak ato ngga, ya tergantung doanya juga. Menurut aku sih, doain ga papa, misalnya doa supaya kehendak Allah nyata buat kalian, supaya Allah jagai hati kita, ya gtu lah, intinya supaya semuanya tetep ada di bawah kendali Allah, kita ga jdi keluar jalur... yang harus hati2 itu supaya doa2 kita tentang dia ga bikin kita terlalu fokus sama orang itu sampe lupa doain yg lain. Heheheheee...
Suka senyum2 sendiri saya kalo baca yang tentang beginian hahaha :) (:
@frits : senyum2 sendiri kalo masih ada alasannya sih masih diijinkan, frits, kalo senyum sendirian tanpa sabab musabab itu yang mengkhawatirkan :D
cuman bisa berkata *bagus banget postingan dan percakapannya* hehehe
@uly : mewakili teman2 yg ikut bercakap2, cuma bisa bilang, hehehe, makasih ulyyyy :)
gilaaa ini bagus banget ahuaha.. ijin repost ya dgn bbrp tambahan editan kata2ku.. :p aku setuju bgt sma ampir semuanya.. aku jg pemegang saham woman only need to REACT not to ACT duluan.. wait patiently on Him aja deh. one of my fav quotes juga.. woman's heart should be so lost in God that a man need to seek Him in order to find her. :D if she is amazing, she wont be easy. and if shes easy she wont be amazing.. jadi inget postinganku yg disini http://gabriellanie.blogspot.com/2011/06/apple-at-top-of-tree.html
@ani : huehehe, silahkan di re-post, ni, ntar kasi tau ya kalo udah di edit biar bisa di link juga di post ini. betul itu, belakangan ini aku juga sering perkatakan hal yang sama, "Tuhan, aku mau ngumpet di belakangMu, biar dia ketemu Tuhan dulu, baru abis itu ketemu aku." :) aku suka banget sama ilustrasi pohon apel itu...
hihihhihi. postnya lucu :p aku jg sukaaa bermonolog sama Tuhan, sebenernya uda tau jawabannya, tapi suka ngeyel sendiri :p btw kak, link blog aku belon di taro nih di tpt kakak.. :p *promosi*
hahaha, iya, kalo kita ngeyel Tuhan suka diemin, trus klo abis itu kita masih ngeyel, dia jawab tapi jawabanNya singkat and nohok banget wakakaka... masa sih?? belom yaaah? okeh, okeh, akan segera di link! Yeeeeyyyyy.... :D 
Daaaan, ternyataaaa... berhasiiiiilllll.... blog aku normal lagi, hahahaha, yeeeeeeyyyy!!! :D

4 comments:

Lasma Frida said...

Weleh, lebih bagus sekarang. Ternyata yang waktu itu error ya??

FarhaElein said...

hi, mbak dhieta....

postingan ini lucuuu,hehe, yang pas mbak ngobrol sama Tuhan, terus jawabannya adalah...krik krik krik krik ^^

pas baca nih postingan, aku ngangguk2 smbl senyum2, soalnya ap yg mbak tulis aku ngalamin juga ^^

aza aza fighting!!
God bless,,

KeZia Margaret said...

hahahaaa koqq ga ada komen dari aku yaa?? padahal aku berasa dahh baca dan berasa dahh komen. apa ngigo yaa?? :p

Dhieta said...

@Lasma : haha, iya, error, aneh banget >,<

@Farha : iya tuh, dicuekin :p suara jangkrik juga cuman khayalan aja hahaha. Jia You! Bless you too...

@Kez : Masa sih Kez? Kayanya ga ada deh, di spam juga ga ada tuh. Kemana yang komennya? -,-

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review