9/29/2011

Thanksgiving Thursday: Thank God I'm Home

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 10:57 pm 10 comments Links to this post
Hai, hai, apakah kalian merindukan aku? Wkwkwk, ge-er dikit ga papa lah yaa... Anyway, setelah beberapa hari ngga posting apa-apa, akhirnya bisa nge-blog lagi di hari-hari terakhir bulan September. Hmmphh, time goes by so fast indeed :') 


Then, as you can see in the title, post ini adalah kontribusi buat proyek Thanksgiving Thursday di blognya Ci Shinta yang ngumpulin ucapan syukur tiap-tiap orang di tiap hari Kamis (aturannya sih Kamis, but in practice  boleh kapanpun kok :p) It's a brillian idea, so I recommend you, abis baca tulisan ini langsung aja deh meluncur ke katalog Thanksgiving Thursday di blog Ci Shinta, klik here yaa...

Baiklah, jadi apa yang bisa aku syukuri minggu ini? Hmm, simple, I thank God I'm home! 

9/18/2011

It's Not My Business, It's Lord's!

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 2:52 am 11 comments Links to this post
Pagi ini aku menemukan fakta yang bikin sedih. Ini masih ada hubungannya dengan kelas padang gurun yang sempat aku ceritakan kemarin. When I knew that fact, mmm... gimana ya, sedih, bingung, hancur, perasaan campur aduk lah pokoknya. Untung waktu tahu fakta itu aku lagi di kamar, so aku bisa langsung doa lari ke Tuhan. Sempat bercucuran air mata sih, sempat mempertanyakan apa maksud semua ini. Sepertinya baru kemaren energiku di-charge buat terus fight soal masalah ini, but now the fact bener-bener bertolak belakang dengan apa yang aku imani. Ironis. Bener-bener ironis.

Jujur aja, aku sempat mempertanyakan lagi soal janji itu. Lalu tiba-tiba inget kalo I have to keep my mind dari semua pikiran-pikiran yang membuat aku meragukan Allah dan karyanya. Tiba-tiba juga inget that I have decided to stop my self pity dan terus memperkatakan janji Tuhan dengan iman. Tapi di saat seperti ini, untuk percaya adalah sesuatu yang sulit. Sampai akhirnya, I didn't know what else to say, then I stop praying.

9/13/2011

No More Love Songs

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 5:55 pm 13 comments Links to this post
Kamu pernah patah hati? Kalau pernah, gimana caramu buat mengatasi patah hati? Setiap orang pasti punya caranya sendiri-sendiri. Kalau aku, salah satu hal yang aku lakukan buat overcome patah hati adalah stop listening love songs. Waaah, padahal aku suka banget tuh sama lagu - lagu romantis, apalagi ballad yang mellow abis. Didengerin malem-malem, sambil ngeliat ke luar jendela, liat bintang and wish that someday there will be someone singing that song... Halaaahh, mulai deh imli (alias impian liar ;p), hahaha....

But you know what, ternyata musik yang kita denger tuh punya impact lho buat our soul. Aku pernah ikut seminar kekudusan di gereja yang temanya "Raising the Standard", yang salah satunya ngomongin soal music and its impact. Btw, kalo di daerahmu diadain seminar "Raising the Standard" itu, mendingan ikut aja deh, ga bakal rugi. Daripada kita "Raising the Satanyard" kan mendingan kita "Raising the Standard" :D

9/12/2011

Fight! Fight!

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 7:32 pm 6 comments Links to this post

Hari ini sedang ingin tersenyum lebaaaarrr.... :) :) :) 

Pagi tadi di tag di status FB nya Mega Rambang, "Waktu menunggu bukan waktu yang sia-sia untuk seseorang yang di hatinya Allah menaruh sebuah visi. Masa yang sulit. Masa yang menyakitkan. Masa yang membawa frustasi. Tetapi itu bukan waktu yang sia-sia - Andy Stanley, Visioneering"

Waaah, menguatkan banget (Thanks ya Megaaaa....) You know lah, I'm on the road of waiting, seperti yang ku ceritain di post aku kemarin, While I'm Waiting, termasuk how the devil attacks. Nah, kan ceritanya aku lagi tanya Tuhan lagi nih, kemana arah yang harus ku tuju? Huaaaaa, di padang gurun ini, aku sangat butuh tiang awan dan tiang api.

9/11/2011

(Bukan) Progress Report

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 9:20 am 8 comments Links to this post
Masih ingat postku tentang personal challenge? Waktu itu aku pernah share kalau aku pengen nyelesein list 1001 books you have to read before you die (yang belum baca bisa baca disini...). But as usual, even to start is harder than to finish. Buktinyaaaa, addduuuhh, itu buku-buku numpuk dong belum dibaca, hiks, padahal baru segitu aja, belum adaaa seribuuuu. Jadi, tolong dimaklumi kalau ini adalah progress report yang ngga bisa disebut progress report, dari mana coba progressnya kalau start-nya aja belum? >,<


By the way, mungkin ada yang tertarik dengan list 1001 books itu, bisa dilihat disini, siapa tahu ada yang mau bikin personal challenge seperti ini juga. Eh, tapi ini just for fun yaah, bukan kind of challenge yang harus diperjuangkan banget sampe jadi prioritas. Soalnya masih banyak challenge yang lebih meaningful kok sebenarnya, misalnya baca Alkitab sekali dalam setahun, belajar satu resep tiap minggu, de el el, de el el. 

Pertanyaannya, kalau ga penting kenapa aku niat banget to do this challenge? Mmm, selain buat referensi belajar creative writing, sebenerny itu hanya untuk menahan hasrat belanja buku yang kadang ga liat situasi dan kondisi. Kalo di toko buku, maunya ambil semuaaaaa, walopun ga tau ceritanya bagus ngga, gara-gara liat covernya lucu (buku impor gitu loh), kadang maen ambil aja :p

9/10/2011

While I'm Waiting

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 10:16 am 14 comments Links to this post
Kalo ada yang jeli baca blog ini, mungkin bakalan ngeh kalo ada beberapa post yang ngomongin soal penantian, especially tentang patience and perseverance in waiting. Iya sih, aku emang lagi nunggu jawaban doa, lebih tepatnya menunggu janji Tuhan. Dan selama ini Tuhan banyak ngomong tentang how to wait upon Him, how to wait for His promise and giving the right response...

Jadi ceritanya aku lagi diproses sama Tuhan di  Kelas Padang Gurun. Buat yang baca blognya Stephany Gunawan mungkin udah ga asing sama yang namanya Kelas Karamel, ato blognya Kezia yang share soal Heaven's Beauty Class. Naaah, ternyata Tuhan punya berbagai kelas sesuai pelatihan macam apa yang Tuhan mau terapkan ke anak-anakNya. Kalo buat aku sekarang, Kelas Padang Gurun itulah yang jadi jatah. Kalo mo baca yang lebih jelas soal Kelas Padang Gurun itu, aku pernah share kok disini...

Aku percaya kalau padang gurun itu adalah proses yang harus kita lewati sebelum kita mendapatkan janji Tuhan. Seperti bangsa Isral yang Tuhan bawa jalan berputar di padang gurun, bukan karena Tuhan ngga tahu jalan ke Kanaan, tapi Tuhan mau Israel diproses dan persiapkan sebelum masuk ke tanah perjanjian.

9/05/2011

Denominasi? So What???

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 10:59 pm 8 comments Links to this post
Mungkin kita sudah sering dapat pertanyaan, "Kamu gereja dimana?'" Lalu kita juga tidak akan heran kalau pertanyaan itu lalu diikuti dengan pernyataan soal denominasi.  Misalnya, kalau kita bilang, "GKJ", si penanya akan bilang, "Ooh, Presbyterian" atau kalau kita jawab "GBI", si penanya akan merespon dengan, "Ooh, Karismatik."

Kalau untuk saya pribadi, respon itu agak aneh. Apakah denominasi  gereja ini sangat penting, sampai kita harus menegaskannya begitu nama gereja tertentu disebut?  Apalagi kalau kemudian kita memberi label "orang karismatik" atau "orang non-karismatik" pada jemaat gereja tertentu. Pertanyaannya, apakah jemaat GBI pasti karismatik? Atau jemaat GKJ pasti non karismatik? Pentingkah penggolongan itu?

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review