4/13/2012

Sedikit Tentang Hati

Dibagikan oleh Dhieta at 11:55 am
Amsal 14:10,
Suka maupun duka tersimpan dalam kalbu; orang lain tak dapat turut merasakannya.

Dan ternyata memang benar karena semakin curhat sama banyak orang, pada akhirnya hati ini justru semakin gelisah. Mungkin karena beberapa hari ini aku melayani my self pity. Apa yang harusnya aku kurung rapat-rapat malah jadi merajalela karena aku seperti memberi minyak pada api. 

Padahal entah kenapa ayat ini,

Yesaya 50:11
Sesungguhnya, kamu semua yang menyalakan api dan yang memasang panah-panah api, masuklah ke dalam nyala apimu, dan ke tengah-tengah panah-panah api yang telah kamu pasang! Oleh tangan-Kulah hal itu akan terjadi atasmu; kamu akan berbaring di tempat siksaan.

seperti dirangkum dalam tiga kata ini, "Jangan main api."


Seakan terus diingatkan pada bagian tentang "bertobat, tinggal diam, tenang dan percaya." Lalu masih juga diperteguh dengan Yesaya 50:10,

Who among you has the fear of the Lord, giving ear to the voice of his servant who has been walking in the dark and has no light? Let him put his faith in the name of the Lord, looking to his God for support.
(BBE)

Hai kamu yang menghormati TUHAN, dan mendengarkan perkataan hamba-Nya, jalan yang kamu tempuh mungkin gelap, dan tak ada cahaya yang bersinar bagimu; tetapi percayalah pada TUHAN; bertopanglah pada Allahmu.
(BIS)

Yes, I'm like walking in the dark and have no light. Terlalu banyak pertanyaan dan terlalu banyak dugaan. Tapi sama sekali tidak punya jawaban. Gelap dan berputar. I know it's time to put my faith in the name of the Lord. 

Because faith doesn't eliminate the question but faith knows where to take them. I do know that waiting on God requires the willingness to bear uncertainty, to carry within oneself unanswered. question, lifting the heart to God about it whenever it intrudes upon one's thoughts.
(Elizabeth Elliot)

I take all my questions to your hand, my Lord. I know I don't need to know everthing right know but sooner or later I will understand. In the due time. 

Serahkan semua... bersandar kepadaNya... bergantung kepadaNya... singkirkan semua keinginan buat take control of this matter. Angkat tangan dan biarkan Tuhan turun tangan.

One thing I learn, dalam kasus ini, berdiam bukan cuma soal tidak mengusahakan dengan kekuatan sendiri. Berdiam juga soal mengembangkan damai sejahtera di kedalaman hati, dan dalam damai sejahtera itu, bertahan di hadirat Tuhan sebagai tempat peristirahatan, menanti-nantikan Dia sampai jawaban itu didapatkan.

Reslessness and impatience change nothing except our peace and joy. Peace does not dwell in outward things, but in the heart prepared to wait trustfullt and quietly on Him who has all things safely in His hands 
(Elizabeth Elliot)

Aku mau berdiam. Aku mau tenang. Aku mau percaya. 


God bless,

10 comments:

Theresia Hutapea said...

Tooong smngat ya
gw jg lagi bnyak ktidakpastian
but ktidakpastian didlm Dia adalah pasti hhehe
dan kpastian didlm dunia, adlh ktidakpastian didlm Dia
hahaha geje gw
Let His Words be the light in this darkest tunnel...

Welly Lokollo said...

Hahahahahaha, gw juga sedang dalam ketidakpastian..

Tetap percaya, semangat dieeeeet :)

Mega said...

Aku juga sedang berada dalam ketidakpastian,uhukkk...uhukk.....

Mekar A. Pradipta said...

@all : ayo semangat semuanyaaaa!!! Di dalam Kristus yang kita punya adalah kepastian! Pasti baik! Pasti menang! Pasti happy ending^^

kata Mami Elizabeth Elliot, "God stories never end with ashes.

#menyemangati diri sendiri

wina said...

sm2 sixuuuuuuuuuu mbaa :D

Dhieta said...

@wina : jia youuuuu deeeekkkk^^

christine natalia said...

:""""")

Nonik said...

cieeeeh cieeeeh yg lagi galau. Mana labelnya "Strawberry Story" pulaak ahahaha.

ngakak juga baca commentnya Kak Echa: ktidakpastian didlm Dia adalah pasti, tapi kepastian dunia adalah ketidakpastian di dalam Dia. So Cool!!

Dhieta said...

@titin : pilihlah antara menangis ato tertawa, tin :p

@nonik : huuuusssshhh, anak kecil dilarang bericik ^^v udah ga galau lagi kok, nik :D

christine natalia said...

hahaha itu menangis dalam tawa kak.. soalnya passss banget kena di aku :'D jadi inspirasi buat post aku yg ini >> http://storyaboutteen.blogspot.com/2012/04/lagi-lagi-tentang-ini-diam.html :D

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review