12/30/2011

Trust in His Faithfulness

Dibagikan oleh Dhieta at 12:50 am
Natal sudah berlalu dan sebentar lagi tahun baru tiba. Oh iya, sebelumnya Merry Christmas, everybody!!! Maaf telat, berhubung pulang kampung dan ternyata kampungku katrok sekali karena modem sama sekali ga ada sinyal, dan sinyal BB juga timbul tenggelam, hiks, hiks... Anyway, back again, tidak terasa tahun 2011 akan segera berlalu... Banyak hal terjadi sepanjang tahun 2011, seperti baru kemarin, tapi ternyata 2012 sudah di depan mata. Tahun ini, apa ya, entah bagaimana harus berkomentar. Satu hal yang pasti, tidak ada pilihan lain selain bersyukur untuk semua yang terjadi, karena apapun itu, di tangan Allah sesuatu yang buruk pun dapat dipakai menjadi sesuatu yang membawa kebaikan. Hingga pada akhirnya, semuanya baik. Semua yang terjadi di tahun 2011 adalah baik. I'm really really grateful for that.

Lalu soal tahun 2012, tidak ada kata lain selain I'm excited!!! Yeeeeyyy!!! Di tahun 2012, multiplikasi dan promosi masih berlanjut, kini dikuatkan dengan adanya janji mengenai perkenanan Tuhan. Dengan kata lain, sewaktu-waktu di tahun 2012, saat waktu perkenananNya tiba, janjiNya akan digenapi, kebaikanNya dinyatakan, multiplikasi dan promosi itu akan terjadi. Kapan? Tidak tahu. Bagaimana? Tidak tahu! Justru itu, 2012 seperti menjanjikan sebuah petualangan baru bersama Kristus, and I'm excited, very excited!

Aku memang akan menutup 2011 dan memasuki 2012 dengan membawa banyak pertanyaan, terutama soal strawberry field itu. Thanks God beberapa hari yang lalu, aku mendapat sesuatu yang membuatku lebih siap untuk memasuki 2012. Dari renungan Streams in the Desert yang aku pakai setahun belakangan, membahas Deuteronomy 1:36, "I will give him... the land he set his feet on, because he followed the Lord wholeheartedly." Bagian ini bicara tentang penggenapan janji Allah kepada Kaleb bin Yefune, salah satu dari 12 pengintai Israel yang ditugaskan mengintai tanah Kanaan.

Pada akhirnya bagian ini membawa kita pada Kisah 12 Pengintai di Ulangan 1:19-33, yang pastinya sudah sering kita dengar. Waktu baca bagian ini, Allah menunjukkan respon Israel kepada laporan 12 pengintai. Respon itu bisa dilihat di Ulangan 1 ayat 26-28, "Tetapi kamu tidak mau berjalan ke sana, kamu menentang titah TUHAN, Allahmu. Kamu menggerutu di dalam kemahmu serta berkata: Karena TUHAN membenci kita, maka Ia membawa kita keluar dari tanah Mesir untuk menyerahkan kita ke dalam tangan orang Amori, supaya dimusnahkan. Ke manakah pula kita maju? Saudara-saudara kita telah membuat hati kita tawar dengan mengatakan: Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi dari pada kita, kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula kami melihat orang-orang Enak di sana."

Dari sini aku belajar bahwa memasuki tanah perjanjian bukan berarti gampang-gampang saja. Mungkin ada raksasa-raksasa di depan sana, mungkin ada orang-orang yang membuat hati kita tawar, mungkin kita tidak menemukan kemungkinan kita akan meraih kemenangan. Tapi seperti kabar yang dibawa oleh para pengintai, "Negeri yang diberikan TUHAN, Allah kita, kepada kita itu baik." (Ulangan 1:25)  Kita bisa merespon seperti orang Israel yang menggerutu, atau seperti Kaleb yang mengikuti Tuhan sepenuh hatiNya. Fyi, Tuhan ngga suka banget dengan gerutuan-gerutuan macam orang Israel ini, dan inilah yang bikin mereka ngga bisa menerima penggenapan janji Tuhan atas hidup mereka. Gerutuan-gerutuan ini menunjukkan roh macam apa yang ada dalam diri mereka, roh yang tidak percaya kepada Allah. Tidak seperti Kaleb yang Allah katakan, memiliki roh yang lain (Bilangan 14:24), yang bisa dilihat dari perkataannya, "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti bisa mengalahkannya!" Waah, memang sungguh berbeda kan? ^^

Lalu ternyata, waktu Musa mendengar gerutuan orang Israel itu, Dia masih mengingatkan mereka akan perbuatan-perbuatan Tuhan. Ia berkata, "Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka; TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu,dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa TUHAN, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini." (Ulangan 1:29-31) Tapi dasar bangsa Israel itu geblek sampai ke ubun-ubun, walaupun sudah diingatkan Musa, mereka tetap tidak percaya kepada TUHAN, Allah, yang berjalan di depan mereka di perjalanan untuk mencari tempat bagi mereka, di mana mereka dapat berkemah: dengan api pada waktu malam dan dengan awan pada waktu siang, untuk memperlihatkan kepada mereka jalan yang harus mereka tempuh (Ulangan 1:32-33)

Ngga tahu kenapa, tapi aku tertarik dengan cara Tuhan menyemangati bangsa Israel, yaitu dengan mengingatkan mereka pada perbuatan-perbuatan Tuhan di masa lalu. Dengan kata lain, Allah menunjukkan bahwa Allah yang sanggup mengeluarkan dari Mesir, sanggup membawa mereka berjalan melintasi padang gurun selama 40 tahun, yang menyediakan semua yang mereka perlukan mulai dari manna sampai tiang awan dan tiang api, adalah juga Allah yang sanggup menolong mereka menguasai Tanah Perjanjian. Allah yang tidak pernah meninggalkan bangsa Israel selama 40 tahun perjalanan di padang gurun, juga tidak akan pernah meninggalkan mereka dalam peperangan merebut Tanah Perjanjian.

Sekali lagi aku diingatkan, bahwa Allah setia. Ia yang selama ini tidak pernah membuat aku kecewa, akan tetap demikian di tahun depan, bahkan di tahun-tahun selanjutnya. Jauh di dalam hatiku, ada suara yang lembut berkata, "Mungkin kamu tidak tahu apa yang harus kamu percayai, tapi satu hal yang pasti, percayalah pada kesetiaan Allah. Trust in His faithfulness"

As I said to you, aku mungkin memasuki tahun 2012 dengan membawa banyak pertanyaan. Sungguhkah strawberry field itu memang bagianku? Kapan multiplikasi dan promosi itu akan terjadi? Bagaimana aku mendapat perkenanan Tuhan? Raksasa apa yang harus aku hadapi untuk merebut apa yang Ia janjikan? Ada banyak pertanyaan, tapi satu hal yang pasti, aku mau percaya pada kesetiaanNya. Dia berjalan bersamaku itu cukup, karena itu berarti aku memiliki semua yang kubutuhkan dalam perjalanan: kekuatan, bimbingan, penjagaan, semuanya Ia sediakan.

Dan bagianku adalah seperti yang dilakukan oleh Kaleb, sepenuh hati mengikuti Tuhan, yang berarti mempercayai Allah sepenuhnya, hingga saat itu Kaleb (dan Yosua) bisa berkata, "Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." (Bilangan 14: 7-9)

Di tahun 2012 nanti, aku juga mau sepenuh hati mengikuti Tuhan, hingga aku bisa berkata, 
"Tahun 2012 yang akan aku masuki itu adalah luar biasa baiknya. Jika Tuhan berkenan kepadaku, maka Ia akan membawaku masuk ke tahun 2012 dan memberikannya kepadaku, suatu tahun yang berlimpah multiplikasi dan promosi. Hanya, aku tidak boleh memberontak kepada TUHAN, dan tidak boleh takut kepada kesulitan yang menghadang di tahun 2012, sebab mereka akan aku telan habis. Yang merencanakan kesulitan itu sudah dikalahkan oleh darah Kristus, sedang Tuhan menyertai aku; aku tidak takut kepada mereka. 



God bless,





*aku nulis ini sambil nonton Life TV dan ada lagu-nya Don Moen yang diputer... Reff-nya kaya gini nih,  "And still I believe there is more, I believe there is more, I believe, So open my hands to receive, All that Your love has in store, Lord, I believe." Kayanya lagu ini bakalan jadi soundtrack tahun 2012 nanti, karena aku percaya, di tahun 2012 nanti ada sesuatu yang Tuhan sudah siapkan dan aku mau menerima apapun yang Tuhan sediakan itu! :D

10 comments:

Mega said...

Hidup Kalebbbb....*loh?!!!* Hahahahaha.

Hari ini renunganku mengajakku untuk berpikir positif. Dan aku akan memasuki tahun 2012 dengan optimis, dengan sukacita yang luar biasa, karena aku optimis, yang terbaiklah yang akan terjadi.

Baca tulisanmu ini, jadi makin diteguhkan. Emang masih misteri akan jadi apa dan bagaimana ntar di 2012. Tapi kan penyertaan TUHAN sempurna, hehehehe. Kayak kamu bilang di postingan sebelum ini, kalo kita punya Allah seperti dia, ngapain takut dan kuatir? Ya to ya? ^^

Selamat menjelang tahun baru 2012 ya Dit....!!!Jadilah pada kita seperti iman kita, bahwasanya hanya kehendakNYA yang akan terjadi. SEMANGAAATTTT....!!! \(",)/

Theresia Hutapea said...

Kaleeeeeb you are rocks! heuheuheu
slmat memasuki tahoen baru neng Dhietoong, be to you according to our faith :D
*kalo dpt stroberinya tahun depan, ajak aku mampir ya ato krim kesni biar aku jus :9

Dhieta said...

Mari kia bentuk CFC : Caleb Fans Club!!! wkwkwk...

@Mega : yo'i Meg, positive thinking itu harus, optimis itu salah satu wujud klo kita mengimani Tuhan ada di masa depan kita :D Ngga perlu takut, ngga perlu kuatir, we have no reason for that! Happy almost new year juga (menjelang bhs inggrisny apa sih? :p) Yang terbaik pasti Tuhan beri! :D

@Echa : yeeeeyyy!!! Klo ak punya anak kembar dua cow semua kayany mo aku kas nama Kaleb dan Yosua, hehehe... Amen, non Echooonnngg, let Thy will be done :) *wkwk, siaaaappp, silakan hancurkan dalam blender strawberry itu, tolong ga usah kasih gula ya, jangan lupa es -ny yg banyak hahaha..."

Welly Lokollo said...

Hwaaa, menjelang akhir tahun ini aku diingatkan juga dg ayat ini : "Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka; TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu :)

Tetap semangat, ketahuilah DIA SETIA

Happy new year dhieeeet :)

Dhieta said...

@Welly : Yes, Dia Setia!

No matter happen, everything will be alright cos He's never gonna leave us nor forsake us.

Happy new year juga, Wel. Selamat bersiap untuk "the new level" di tahun depan :D

KeZia Margaret said...

aihhh2 di hari terakhir di tahun 2011 ini aku lum bikin resolusi apa2 utk tahun 2012 ~,~
Tapi kak dita emang bener loo. slah 1 cara kt mmpercayai kesetiaan Tuhan adalah dengan mengingat kebaikan Tuhan dlam hdup kita.. wohooo mantaaappp...hehehe..

bilang2 ditunggu nehh apa itu kebun stroberi-na :p

Dhieta said...

@Kezia: haha, aku juga ga punya resolusi apa2 kok kez, kecuali mungkin target baca alkitab sekali dalam setahun :D

haha, kebun stroberi itu... ada deeeehhhh... :p

Nonik said...

nah untuk yg ini aku paling suka kalimat ini:
"sewaktu-waktu di tahun 2012, saat waktu perkenananNya tiba, janjiNya akan digenapi, kebaikanNya dinyatakan, multiplikasi dan promosi itu akan terjadi. Kapan? Tidak tahu. Bagaimana? Tidak tahu! Justru itu, 2012 seperti menjanjikan sebuah petualangan baru bersama Kristus, and I'm excited, very excited!"

aku ngrasain betul hal itu!! tidak tahu apa yg akan terjadi tapi TAHU bahwa Tuhan selalu ada. Dia sudah ada di esok hari, minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan masa depanku :)

Nonik said...

mbaaaaak en kalimat akhirmu itu juga bagus banget T.T kok makin tajem to mbak tulisanmu hahaha. berarti bravo donk Anda telah memiliki hubungan yg makin intim dg Kristus!! ^^

oh ya, kalimat kedua yg aku suka itu ini: "Kita bisa merespon seperti orang Israel yang menggerutu, atau seperti Kaleb yang mengikuti Tuhan sepenuh hatiNya. Fyi, Tuhan ngga suka banget dengan gerutuan-gerutuan macam orang Israel ini, dan inilah yang bikin mereka ngga bisa menerima penggenapan janji Tuhan atas hidup mereka. Gerutuan-gerutuan ini menunjukkan roh macam apa yang ada dalam diri mereka, roh yang tidak percaya kepada Allah."

kemudian kalimat ketiga adalah: "Mungkin kamu tidak tahu apa yang harus kamu percayai, tapi satu hal yang pasti, percayalah pada kesetiaan Allah. Trust in His faithfulness".

Dhieta said...

Hahaha, kalimat ketiga yg kmu sebutin itu bukan dari aku, tapi Roh Kudus yg ngomong, ak aj terkaget-kaget :D iya, ayok kita imani, masa depan kita pasti : pasti luar biasa! Pasti happy ending! Pasti ... (Semua yg bagus2) :)

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review