12/12/2011

To Be Continued?

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 7:44 am
Aku ngga tahu ini karena hormon atau apa, tapi akhir-akhir ini sering banget flashback soal strawberry field, yang sebenernya udah aku letakkkan dari berminggu-minggu yang lalu. I discipline my self not to think about it, talk about it, or even pray about it... Udah rela-serela-relanya kalau kehendak Tuhan memang strawberry field itu bukan jatahku...


Tapi ini kok tiba-tiba nyelonong-nyelonong seenaknya di otakku... Huaaaaa, NO! NO! NO: I dont want it stays on my brain.

Hey, strawberry field, go away, syuh, syuh, syuuhhhh......


***


Bagaimana kalau Aku yang justru mengingatkanmu pada strawberry field itu, Dhieta?

                   Please, Lord. Not again.

Remember all the promises, child?

                    Lord, please, not again.I dont want to talk about it AGAIN.

***


Dan cerita yang aku harap sudah selesai ternyata masih meninggalkan banyak pertanyaan. Terutama karena untuk saat ini hidupku seperti hanya mengalir saja. I'm planning for the next step, of course. Sebenarnya aku udah tetapin deadline buat masalah ini tuh cuma sampai tahun ini aja. Jadi, kalau tahun ini ngga ada hasil apa-apa soal strawberry field, ya udah, aku putuskan berhenti bergumul, and then go abroad buat ambil S2. 

Sebenarnya sekarang lagi pilih-pilih beasiswa selain ADS dan AMINEF. Aku agak-agak males kuliah di Aussie atau AS (wkwkwk, lagaknya pake bilang males, padahal kalo apply juga belum pasti dapet :p) Aku lebih prefer di Eropa atau New Zealand atau Korea Selatan, bisa sambil jalan-jalan soalnya... (Naaah, ketahuan kan motivasinyaaaa :p)

Nah, waktu strawberry field itu nyelongong-nyelonong lagi, ada sih insight, jangan-jangan Tuhan pengen aku masih doain soal ini. Ah, aku tolak pikiran itu dalam nama Yesus!!! Aku tengking! Aku tengking! >,< Tapi ya pikiran-pikiran kayak gitu tuh ngga pergi-pergi. Sampai akhirnya aku bilang, "Ok, God, if this is Your will, speak more clearly, please..."


***
Kalo ada yang gerejanya GBI di bawah penggembalaan Pak Niko, pasti tahu kalo rhema buat tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi. Jadi di tahun 2011 Tuhan menjanjikan multiplikasi dan promosi di hidup kita. Bagian inilah yang selalu diperkatakan di tiap ibadah di gereja kami. Aku sendiri selama ini menganggap strawberry field itu adalah salah satu promosi yang Tuhan sediakan buat aku. Tapi kenyataannya my two little hands couldn't reach the strawberry field dan 2011 tinggal beberapa hari, jadi aku pikir, ok, promosi di tahun ini bukan jatahku.

Trus kemarin aku ke gereja, yang sebenarnya setengah terpaksa, soalnya aku baru balik dari Bandung dan lagi sakit perut (because of a sweet little grace as a woman). Akhirnya sambil berangkat sambil ngedumel, "Tuhan, kan aku udah ke gereja nih, kalau emang Tuhan pengen aku berproses lagi with that strawberry field, speak something lah soal itu." Gimana ya, masalahnya emang sih kaya ada perasaan all the process hasn't finished yet, tapi kaya si Echa bilang, perasaan itu menipu. Wkwkwk, I don't believe my own feeling by the way, jadi aku minta peneguhan lewat firmanNya lah.

Di gereja dapet warta jemaat dan bagian renungannya ngebahas soal rhema buat tahun 2012. Hayooo, apa cobaaa? Ternyata pewahyuan yang didapet Gembala Sidang kami, Pak Niko buat tahun 2012, adalah..... (suara drum :p)

Tahun 2012: Tahun Multiplikasi dan Promosi dengan Perkenanan Tuhan.

What? Whaaat??? Whaaat??? Jadi belum selesai nih tahun multiplikasi dan promosinya??? Aaah, jadi proses strawberry field sebagai bagian dari promosi buat hidupku juga masih berlanjut dong??? Waaaa.... ini gimana??? Oooohh, Tuhankuuuu, gimana iniiiiii??? Hahaha, mungkin pada bingung ya, ini gimana sih bukannya seneng malah panik. Ya iya lah panik, the strawberry field process itu menyakitkan dan melelahkan banget. Jadi waktu kemarin udah ada hasilnya, aku sebenernya udah lega cos I know it's time to move on, termasuk buat mulai apply beasiswa S2. Lah, tapi ini, kok malah dapet rhema seakan semua itu masih ada kelanjutannya...

Waktu khotbah, my beloved pastor, Pak Billy, juga ngebahas soal rhema itu. Dia bilang, di tahun perkenanan Tuhan, Allah akan melakukan sesuatu terhadap hidup kita, meskipun kita tidak menganggap itu mungkin, tapi ketika Allah berkenan, Dia akan membukakan pintu-pintu yang semula tertutup. Pastor Billy juga jelasin kalo FAITH itu kan Fantastic Adventure In Trusting God, jadi yang namanya adventure, prosesnya bisa macem-macem. Kaya di film-film petualangan tuh, yang jagoannya harus nemuin jalan buntu, keadaan yang super-duper genting, de es be de es be, tapi toh akhirnya jagoan pasti menang, wkwkwk. Our adventure with God juga gitu kira-kira, ga peduli processnya kaya apa, but the end is a victory with the favor of God!!!

Trus ayatnya dapet dari Markus 11:22-26
Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah! Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Aku speechless lagi lah, ayat ini baru aja beberapa hari yang lalu dikasi sama adikku tersayang, si Restian. Pake pasang video khotbah pula di wall facebook. Ini kebetulankah? Tapi ga mungkin kebetulan lah ya, kan ga ada yang kebetulan. Kalo dapet ayat sampe dua kali, ayat yang persis sama pula, ah, Tuhan pasti punya maksud. Setuju kan? Yang setuju, tolong ketik REG SETUJU kirim ke..... Loh, jadi ngaco... :p

So, do You want me to keep beliving that the strawberry field is for me, Lord?

Di akhir ibadah seperti biasa Pak Billy bilang, percayalah bahwa tahun 2011 adalah masa persiapan untuk menerima multiplikasi dan promosi di tahun 2012. Nah, ini aku juga speechless lagi lah pokoknya, inget Kelas Padang Gurun dan rhema soal persiapan sebelum menerima janji Tuhan. Ini kok banyak yang pas, emang pas atau aku pas-pasin sih??? >,< Saking campur-aduknya, waktu Pak Billy tanya, siapa yang percaya, angkat tanganmu. You know what, aku ngga angkat tangan. Aku malah bilang, "God, aku ngga tahu aku mesti percaya atau ngga. Deep down inside my heart, biarin aja lah soal ini sampai disini. Sudah. Ngga usah lanjut lagi.... "

Tapi tetep aja keinget sama janji-janji yang selama dua tahun ini konsisten: strawberry field itu bagianku. Jadi gimana dong ini? Kenyataannya udah berbanding terbalik dengan semua janji. Ini seperti Sungai Yordan di masa pasang paling tinggi. Udah super duper ngga mungkin lah, dan emang aku udah males buat berproses lagi, paling ngga buat mulai mendoakan lagi. Sampai-sampai kepikiran, "Ah, kalaupun aku harus mendoakan lagi, aku mau doa bahasa roh aja..." Lah, soalnya kalau pake bahasa manusia aku ngga tahu mesti doa gimana... Sebagian besar hatiku udah ga mau doain lagi. Paling cuma bisa bilang, "Tuhan kalau soal strawberry field itu, Let Thy will be done... Sudah. Titik. Aku ngga tahu lagi mesti doa gimana."

Nah, beberapa waktu kemarin, waktu denger khotbah Pastor Mark soal bangsa Israel menyeberang sungai Yordan kan ada bagian kalau sebelum menyebarang, mereka harus menanti-nantikan sampai tabut Tuhan bergerak dan mengikutinya. Emang ada masa pause di Sitim, karena itu masa persiapan, pengudusan diri dan sebagainya, sebelum mereka menyeberangi Yordan. Dari waktu strawberry field nampak tertutup sampai dengan saat ini emang ada masa 'pause' buat aku membereskan beberapa hal. Lalu ketika aku dapet rhema ini, apakah itu berarti sekarang saatnya tabut Tuhan mulai bergerak???

Hmmm, too much question ya? Ngga tau ah. Mungkin memang aku harus mulai doain lagi. At least, aku bisa  minta Tuhan buat singkirkan pikiran-pikiran yang memang ngga sesuai sama pikiranNya. Tapi tetep aja ada bingung-bingung ngga tahu mesti merespon seperti apa. Hmm, it seems like in 2012, my adventure with God will be much greater!!!

Aku tidak tahu apakah aku masih harus percaya.




God bless, 

8 comments:

Mega said...

*singing* Hatiku percaya...Hatiku percaya...hatiku percaya....slalu kupercaya....^^

Dhieta said...

*crying* Tolonglah aku yang tidak percaya ini... T.T

Nonik said...

MBAK TAHU GAK KITA SAMAAAAA. Walopun gerejaku di bdg bukan di GBI tapi di pwr kan aku di GBI yg pimpinan pusatnya ke pak Niko juga hehe. Waaaah baca tulisan ini perasaanku sama kaya mbak Dhieta...apa bener nih tahun multiplikasi & promosi masih berlanjut?? Soale aku juga udah wegah, cuapek, n males bergumul lagi mbak. soal masa depan yg tak pasti. Acc skripsi aja belon turun hahahah. Genting genting genting.

En selama ini ayat yg alkitab yg pas banget sama kondisiku juga sama: Tolonglah aku yg tidak percaya ini!!! Tolonglaaah oh Tuhan T.T

Dhieta said...

@Nonik: Iya nik, kadang emang sulit ya buat percaya... Aku malah sempat terlintas, "Udah deh, God, jangan beri aku harapan palsu...." *deep sigh*

Theresia Hutapea said...

strawberry field itu si diakah?teman sehidup sehidup *tembak Dhieta!
tenang neng, kau akan sampai kesana! maybe waktu2 ini dpake Tuhan utk mmpersiapkan elu utk siap menanggung banyak hal dikebun itu, maybe buahnya besar2, manis2 dan lu butuh kapasitas yg ga biasa utk menangani kebun yg ga seperti kebun stroberi yg biasa itu... Tapi tetaplah brjalan dalam tuntunan Roh Kudus ya nak? mgkn skrg lu ga ngerti tpi kelak lu akan ngerti..Joh 13:7
hahahahahaha bijak amat dah gw ;p

Dhieta said...

@Echa: Eeeeehhh, apa ini? apa ini? Jangan bikin gosip kau, inang! Mati pasaran awak ntar :D Iyaaa, kebun yang luar biasa butuh proses yang luar biasa pula. Waaah, jadi sepertinya memang cuma seiring berjalannya waktu nih >,< Thanks ayatnya yah, kakak bijak :) Aku tulis di alkitab, biar inget...

Mega said...

Dit, kalo mati pasaran, didiskon gih, sekalian dibonusin TV, HUAHAHAHAHA...piss Dit...^^V

Pernah kok ngerasain yang kamu rasain, sampe bilang "Tuhan, aku capek....gak mau lagi bergumul buat hal ini." Mau stop mikirin, tapi terpikir juga kadang, jiahhhh...ya sudahlah, aku ngomong aja ma BABE apa yang aku rasain. Aku bawa ke hadapanNya dengan tangan terbuka, terserah Tuhan deh, mau diapain. Ikutin kemana Dia bawa aku aja, yang terpenting bukan tempat yang kami tuju, tapi bersama Dia aku berjalan.

Dhieta said...

@Mega: haha, udah kok Meg, buy one get one malah :p kayany emang aku mau terbuka aja sekarang ya, untuk apapun yang Tuhan sediakan :) Kemana aja yang penting sama Bapa...

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review