9/13/2011

No More Love Songs

Dibagikan oleh Dhieta at 5:55 pm
Kamu pernah patah hati? Kalau pernah, gimana caramu buat mengatasi patah hati? Setiap orang pasti punya caranya sendiri-sendiri. Kalau aku, salah satu hal yang aku lakukan buat overcome patah hati adalah stop listening love songs. Waaah, padahal aku suka banget tuh sama lagu - lagu romantis, apalagi ballad yang mellow abis. Didengerin malem-malem, sambil ngeliat ke luar jendela, liat bintang and wish that someday there will be someone singing that song... Halaaahh, mulai deh imli (alias impian liar ;p), hahaha....

But you know what, ternyata musik yang kita denger tuh punya impact lho buat our soul. Aku pernah ikut seminar kekudusan di gereja yang temanya "Raising the Standard", yang salah satunya ngomongin soal music and its impact. Btw, kalo di daerahmu diadain seminar "Raising the Standard" itu, mendingan ikut aja deh, ga bakal rugi. Daripada kita "Raising the Satanyard" kan mendingan kita "Raising the Standard" :D

Jadi, di seminar itu dibahas kalo musik yang kita dengar, terlebih kemudian kita perkatakan, punya efek buat hidup kita. Kaya di Roma 10:17, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus" Dengan kata lain, kalau kita dengarkan Firman, timbullah iman. Tapi kalau kita dengarkan yang lain, yang timbul juga yang lain (apa yeeee?)

Sebenernya I don't think I'm good on explain it. Masalahnya ngga punya teori ilmiah dan alkitabiah gitu loh... Tapi dari yang aku alamin sendiri, kalo kita lagi sedih (baca: hancur) gara-gara patah hati. Love songs itu bisa bikin kondisi hati kita tambah buruk. Jadi bikin kita keinget lagi sama yang udah-udah, trus mengasihani diri. Kalo love songsnya yang indah-indah jadi berasa ngenes banget cos kita ga bisa gitu, trus mulai mempertanyakan ini itu. Kalo lagunya soal penderitaan patah hati, ya lebih-lebih bikin ngenes lagi. Itu kaya kita men-set pikiran kita pada our sadness dan tenggelam di dalamnya. :'(

Ternyata di Amsal 25:20 dibilang "Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin, dan seperti cuka pada luka" Bayangin deh, kalo luka dikasi cuka kan periiihhh, trus nyut-nyutan gitu, trus ya ngga sembuh-sembuh lah >,< Kalo kita pintar, kita akan kasi obat pada luka, bukan cuka.

Waktu patah hati terakhir, setahun kemarin, Tuhan ingetin aku buat stop mengasihani diri and started to look at Him only. Sejak patah hati itu, aku berusaha buat ngga dengerin lagu cinta dengan sengaja,. Lain kasusnya kalo ada yang muter di busway atau di kantor sih. Lagian emang ga berarti 100% ga dengerin lagu dunia  juga, tapi pilih-pilih banget, trying to avoiding bad messages dan kalo emang kondisi hati lagi  ngga beres ya mending ga usah (But I'm still in love with Josh Groban and Moon River tetep the best song in the world kok, hahaha)

Jadi, daripada listen to love songs dan merenungi kesedihan kita, kan mendingan figure out every promise of God, kalau perlu malah dihafalin jadi sometimes kalau kesedihan itu menyerang kan kita bisa kasih counter attack. Misalnya nih, pas perih itu datang (tahu kan ya rasanya, tiba-tiba inget 'dia' and deep in my heart kaya ada yang aneeehh gitu, ga enaaak banget rasanya. Kaya ada kupu-kupu terbang terbang di hati kita, hiks...) Kalo kaya gini, kita bisa perkatakan Mazmur 43:5. Ini ayat yang bikin aku bisa stand tall and look up again pas broken heart, one of my favorite dari versi The Message Bible, "Why are you down in the dumps, dear soul? Why are you crying the blues? Fix my eyes on God--soon I'll be praising again. He puts a smile on my face. He's my God."

This verse help me to know kalo nanti Tuhanku akan, dan bahkan telah, buat aku tersenyum lagi. Addduhhh, so sweet banget kan Tuhan itu? Hiks, hiks, terharu banget waktu dapat ayat ini. It was like God gave me a new hope kalau masa depanku aman di tanganNya. Ini bukan ending, karena endingnya nanti adalah happy ending. Yes, he puts a smile on my face.

Tuh kaan, daripada dengerin love songs yang bikin kita tambah berdarah-darah, mending kita renungkan Firman atau nyanyi lagu rohani aja. I'm not saying kita ga boleh denger lagu dunia ya. Ini bukan soal boleh atau tidak boleh, tapi berguna atau tidak berguna. Kaya di I Korintus 10:23 itu loh, "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.

Bandingkan saja, mana yang lebih berguna, singing "Love of my life you hurt me... You broken my heart, and now you leave me... (Love of My Life/Queen)" (aduh, nangis ya nangis dah nyanyiin ini) atau singing, "Sekalipun tawa menjadi derita, di setiap tarik nafas hidupku... Kau tetap setia ada di depanku, didalam hidupku takkan terlelap... Sampai sang mentari dan senyum pelangi akan berseri ... (Senyum Pelangi/Dewi Guna)" Hayooo, mana yang lebih berguna???

Btw, beberapa lagu yang masuk play list ku waktu broken heart tuh "Indah Pada Waktunya - Edward Chen", "Pelangi Sehabis Hujan - Nikita", dan "Senyum Pelangi - Dewi Guna" Bener-bener keep the hope within me lah kalo nyanyiin lagu-lagu itu...

Of course, bukan berarti dengerin lagu itu terus luka kita sembuh seketika. Aku tahu banget kalo patah hati itu bisa jadi sangat berat, but just believe kalau Tuhan adalah tempat pelarian yang tepat and He can heal us. Takes time, memang, dan juga tergantung respon kita. Kalau respon kita  justru menuangkan cuka ya tambah parah lah lukanya, tapi kalau yang kita tuangkan obat, pasti sooner or later luka itu akan sembuh. Kita perlu bekerja sama dengan Allah soal ini.


I don't know if you're broken heart or not right now, but if you are, you can overcome it with God. He promise us :D

(Looooh, kok jadi mellow gini seehhh??)



Btw, agak-agak keluar dari tema nih, but lately I'm amazed sama temen-temen blogger maupun notter (buat yang pake note FB^^) yang bisa begitu gamblang share their dark side of life. Misalnya aj nih, ci Grace yang share soal pergumulannya lepas dari masturbasi, kaya notes ini. Waaah, buat banyak orang kan sulit banget ya buat ngaku kaya gitu. Well, I think pasti sama sulitnya juga buat ci Grace, but she choosed to do it cause she knows it wil bring glory to God dan bisa jadi berkat buat banyak orang.  

Trus ada juga soal ci Lia & ci Nelly yang cerita soal kondisi keluarganya yang ngga harmonis. Wooow, aku amazed dengan keberanian mereka. Bukan apa-apa, masalahnya akan lebih mudah kalau mereka cerita when the story is complete. Mungkin setelah keluarga mereka dipulihkan. Tapi kayanya sih mereka cerita when they were still in the middle of that problem. Biasanya kan kita akan malu, gengsi, atau takut buat cerita hal-hal kaya begitu. But I think they're so brave, cos they want to share how God worked on their problems and let that story bring glory to God.

Honestly, aku jadi inget my dark sides yang sebenarnya pengen aku bagiin, but I dont think I'm brave enough. Masih mikir-mikir nih. Should I? shouldn't I? And you know what, konyol banget sebenernya alasannya kenapa aku masih ragu cerita. Well, I'm just thinking that I haven't married yet, trus kalau aku cerita that dark sides, ntar pria-pria langsung tunggang langgang begitu baca blog ini. Hahaha, konyol sih, but that's the truth. Selama ini aku berpikir I'm gonna share this matter kalo aku udah punya pacar, yang akan kuberi penjelasan secara pribadi lebih dulu. Tapi kalo gitu kok kayanya aku kuatir banget ya, kesannya jadi ga secure, ga percaya kalo Tuhan sanggup dan berkuasa.

Masih aku doain sih, kalau memang Tuhan pengen aku cerita ya aku akan cerita. But what do you think? Mendingan aku ceritain apa ngga nih? Bingung euy...

>,<


God bless,

13 comments:

marthavina said...

Hi..hi..Ditha, Its ok, kamu harus confort dulu, baru bs cerita. nanti bukannya jadi berkat malah jadi beban buat kamu. tapi, kalo masalahnya ribet bs share sama orang terpercaya, ato sm kakak pembimbing rohani kamu. Btw...dulu waktu lagi patah hati , saya emang cenderung denger lagu, semakin mellow saya semakin saya suka lagu yg mellow.Ha..ha..mungkin terapi kali ya...cuma yg bikin nangis bombay, kalo liat benda benda peninggalan mrk, or liat foto mrk. Nah loh..., seharusnya aku buang dulu kali ya... btw...sy ada posting br di blog ( when i was single) itu terinspirasi dr temen2 single ku plus Ditha, Mega dan welly. He..he..he.. be blessed

Mega said...

huahahahahaha, kalo aku ma habis patah hati masih aja tuh dengar lagu-lagu, tapi yang aku keluarkan dari list lagu di mp3 player adalah lagu2 yang punya knangan khusus ma mantan, jauh2 deh....:p Soalnya kalo dengar lagu itu emang bikin melow-melow bergembira deh ^^' Mewek-mewek deh, hehehehe. Tapi akhir-akhir ini aku mencoba mendengarkan lagu2 kenangan ma mantan, ternyata udah ga bikin mewek lagi, puji Tuhan \(",)/

Untuk telling ur story, kupikir bner juga kata mbak Martha, jangan sampe jadi beban. Ada kok masalah yang emang gak bisa kamu ceritakan ke SEMUA orang. Grace juga awalnya cerita perjuangannya juga ke ortunya kan? Buahkan ke Tepen juga dia gak cerita detail ^^' Berhikmatlah Dit....^^V

Kalo emang cerita ini blom bisa dikonsumsi 'publik' ^^V, share aja dulu sama ortu ato kakak rohani ato orang yang kamu percayai, orang yang kamu tahu cukup peduli samamu untuk mendoakan kamu.

dhieta said...

@kak martha: jangan dibuang barangnyaa, kak, kasih k orang aj, jadi bisa di re-use. si mega tuh sapa tau mau@ wkwkw... masih didoain kok kak soal share itu, hehe, pada akhirny akan diceritain, but I think when I'm ready :) aseek, bisa kutik2 masa mudany kak martha, abis ini langsung melayang ke kicau gembira mama hehehe

@mega: huhu, senangnya masih bisa denger2 lagu mellow, wkwkw... mungkin karena patah hatiku tergolong parah kali ya, jadi mesti agak ekstrim wkwkw. ooh, kakak rohani n ortu udah tahu kok, meg, lagian itu 'kasus' udah kelar sebenernya. it's like my past gitu... Tuhan udah bekerja luar biasa, itu yg pengen diceritain. tapi kayany ntar2 aj deh hahahah

Mega said...

Mbak Martha: Iya mbak, jangan dibuang, kasih aja aku, aku siap *lohhh??^^'*

Dhieta: Owww...udah kelar po, kalo gitu, ayo cerita....!! *Maksa*

dhieta said...

@Mega: ya ampun, Mega Menulis berubah jadi Mega Memaksa :p

Welly Lokollo said...

Hahahahahha..Patah hati?? Berkali2 pacaran tapi ga pernah merasakan patah hati..Nah Lho :P Abis pacaran cuman ikut2an, ga ngerti pacaran itu apa..*hayah* Itu sih ceritanya jaman SMA

Betul diet seperti katanya kak martha n mega, kita mau sharing kan bukan utk buka aib, tapi spy orang lain yang punya pergumulan yang sama dengan kita juga mendapat kekuatan dari situ..tunggu sampai siap aja dit..Semangat :)

dhieta said...

@welly: aih, aih, enakny ga pernah patah hati *ngiri* iya, ini juga sedang dipergumulkan kok, biar kalo akhirny cerita, aku bisa bener2 cerita dg hikmatNya =D Thank you, welly...

Nonik said...

iya salut banget sama orang2 yg mau share kehidupan mereka. itu menyejukkan & menguatkan sekali buat orang yg punya pergumulan or masalah sama :D

Well, kalo belum mantep jangan disharing dulu Mbak :D ojo kesusu hehe. Nti kan waktu yg tepat untuk sharing datang. Ini aku juga ada problem keluarga yg dahsyat tapi day by day i can see God's grace in my family. Malah mau bikin buku soal itu hehe. Tapi lagi dalam proses sih, en blm happy ending...:)

dhieta said...

Iyo, ga entuk kesusu hehehe. Emang kayany belom waktuny sih, nik. Hah, mau bikin buku? Adduuhh, pasti bukuny bakal keren banget :) Btw, seru kali ya, klo blog2 kita ini digabungin trus dibikin buku hehehe,,, oh iya, yg tulisan soal perjuangan masuk Kemlu ada di laman Road to the Ministry yah, tapi belom kelar hehehe

KeZia Margaret said...

waaaaa dhieta.. samaaaa.hehehe.. gue juga saluuut bangeeed sama orang2 yang bisa membuka masa lalu mereka yang mungkin nggak baik secara gamblang.. gue juga sebenernya pengen share cuma lumm siap jugaa.. msih didoakan..

ehh klo kita bikin buku tentang "Miracle" qren kali yaaa.. isi-nya mujizat2 yang pernah kita alami gtuu.. ntahh itu gmana Tuhan slametin kita.. sounds great ga??

dhieta said...

@kezia: waaaahh, bener, bener, kita bikin buku aj yuk... hehe, kan biasany ada tuh blog2 org yg dijadiin buku. haha, seru, seru... Ttg 'Miracle' of course, pokokny semua ttg ngalamin Tuhan yg bener2 nyata gtu, aaahh... I'm so excited!!! wkwkwkw...

KeZia Margaret said...

waaaaaaahhh project seriuuus nehh dhieta??hehehehe..

dhieta said...

@kezia: hahaha, klo serius pasukanny mesti banyak, kez... skarang kayany baru niat aj dulu :p

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review