9/12/2011

Fight! Fight!

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 7:32 pm

Hari ini sedang ingin tersenyum lebaaaarrr.... :) :) :) 

Pagi tadi di tag di status FB nya Mega Rambang, "Waktu menunggu bukan waktu yang sia-sia untuk seseorang yang di hatinya Allah menaruh sebuah visi. Masa yang sulit. Masa yang menyakitkan. Masa yang membawa frustasi. Tetapi itu bukan waktu yang sia-sia - Andy Stanley, Visioneering"

Waaah, menguatkan banget (Thanks ya Megaaaa....) You know lah, I'm on the road of waiting, seperti yang ku ceritain di post aku kemarin, While I'm Waiting, termasuk how the devil attacks. Nah, kan ceritanya aku lagi tanya Tuhan lagi nih, kemana arah yang harus ku tuju? Huaaaaa, di padang gurun ini, aku sangat butuh tiang awan dan tiang api.


Bersyukur banget di gereja kemaren pas lagi worship, tiba-tiba Tuhan ingetin sama ayat tentang meruntuhkan benteng-benteng dalam pikiran manusia. Waktu itu sih aku masih ga gitu inget. Trus begitu sampe rumah aku cari, ternyata dari II Korintus 2:3-5 "Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus."  

Dari ayat itu aku nangkepnya Tuhan mo jelasin kalo pergumulanku itu ga boleh secara pattern dunia. Kaya di II Korintus 2:3 versi NLT (apa ya kepanjangannya? :p), "We are human, but we don’t wage war with human plans and methods." Bagian ini bikin aku inget banget khotbahnya  Pdt. Timotius Arifin yang pernah  aku denger dulu, alam natural adalah ekspresi alam roh (supranatural). 

Makanya dibilang di Matius 18:18, "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."  Jadi, masalahnya ngga as simple as I see with my two eyes. We have to conquer the world of spirit first, then itu akan ngefek ke kondisi jasmani kita. Trus, kenapa pikiran? Cos the devil attacks us firstly from the thoughts. Kaya judul bukunya Joyce Meyer, pikiran adalah medan perang.

Okelah, aku siaplah kalau begitu. Siap berperang dengan metodenya Tuhan. I think these must be prayers, praise and worship. Pas banget ibadah minggu kemaren Pastor Billy juga share soal itu. He said, " Doa, pujian dan penyembahan akan meruntuhkan setiap gunung di hadapan kita." Nah, kalo ngomong soal perang dengan metodenya Tuhan, perlengkapannya juga pake alutsistanya Tuhan dong. Apalagi kalau bukan pedang roh alias the Words of God?

I'll speak the Words of God and start tearing down the walls. Masih tanya Tuhan lagi sih, benteng yang diruntuhin itu benteng di pikiranku sendiri atau di pikiran orang lain. Mmm, kalau memang itu adalah benteng di pikiranku, that means womething wrong within me, ya berarti God wants me to change something and I just want to submit.  

Trus aku juga belajar dari Yehezkiel 3 tentang Tuhan yang mau mengubah hati Yehezkiel menjadi sekeras intan. Ternyata, Tuhan pengen hati kita itu kaya intan, kuat dan teguh, ngga gampang pecah oleh yang namanya masalah, tantangan, dan serangan Iblis.  Ada renungan yang bagus banget ngebahas soal hati yang sekeras intan ini (kalau mau baca lengkapnya disini

Intinya, intan adalah mineral dengan kekerasan yang paling tinggi karena susunan atomnya paling rapat. Akibatnya, alih-alih gampang dipotong, intan justru sering dipakai sebagai alat pemotong. Seperti mata bor yang tidak akan sanggup menembus kerasnya sebuah benda tanpa memakai intan, seperti itu pula hati kita apabila tidak memiliki kekerasan setara intan. Alih-alih bertahan, kita malah akan menyerah kalah dengan cepat karena tidak berdaya menembus mereka

Tapi intan ini baru kebentuk dalam tekanan dan suhu yang tinggi plus waktu yang lama. Kurang lebih 1000 Kelvin selama 1000 tahun gitu deh. Baiklah, so tekanan dan waktu penderitaan di padang gurun ini adalah His way to shape my heart, Tuhan pengen hatiku menjadi teguh dan kuat. Udah ngga jamannya lagi menyek-menyek. Kalo kata Ira (my responbility girlfriend :p), ganti menyek-menyek dengan mencak-mencak, maksudnya semangat gitu loohh :D Kalau aku harus berdoa, maka tema doanya bukan lagi mengasihani diri, mengeluh ini itu, tapi diganti dengan semangat memperkatakan Firman, semangat menaikkan pujian dan penyembahan, semangat memperkatakan kedahsyatan dan kebaikan Tuhan, and just believe that miracle would happen! 

Oh iya, kemaren sempat protes sama Tuhan cos aku ngerasa kalo orang-orang selalu punya orang lain yang belain mereka and do something buat kepentingan mereka, tapi aku ngga punya seorangpun yang bisa intervensi masalah ini. Sedih banget. But you know what? Tiba-tiba, Tuhan ingetin sama lagu ini. "Allah yang bela, siapa lawan Dia. Lebih dari pemenang, dalam sgala hal. Ku pasti dapat, lakukan semua.Yesus yang bri kekuatan, oh terpujilah namaNya"  Hatiku jadi langsung ceeeessss gitu rasanya, cos I know now that God take care of my matters :) 


I'm so grateful for, even I'm still in the desert, God never let me walk alone (kaya lagunya Liverpool aja ya? Hehehe... Padahal kan aku Madridista :p)


God bless,

6 comments:

Mega said...

Kalo mau jadi intan siap2 ditekan ya Dit? Hmmm..... Huahahahahaha ^^'

dhieta said...

hussshh, ketawamu itu loh... :p

Anonymous said...

Huaaa seneng bgt nemu tulisan kamu yg ini dhiet ngejawab pertanyaan yg lg muter2 dikepala aku belakangan ini :)

Anonymous said...

Ehh lupa kasih nama hehe ini feni dhiet

feni said...

feni : baru nyadar ternyata kl comnt dr hp pas buka dikomputer gak keliatan cmntnya ya huaa...tp thx bgt buat tulisan km yg ini dhiet ngejawab pertanyaan yg lg muter-muter di kepala aku belakangan ini :D

Mekar Andaryani Pradipta said...

haha, iyaa, tapi komen yg ga kelilatan itu masuk kok di email... mungkin karena di hape disqus nya ga muncul, sementara di pc yang disetting buat keliatan itu yg form disqus

:)

anyway, kapan2 cerita2 lagi ya fen, update yg kemarin hehehe...

Post a Comment

I'd love to hear anything from you...
:)

 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review