"Father..."
"Yes, dear... What's wrong?"
"Yes, dear... What's wrong?"
T.T
"Tell Me, I'm here for you..."
"Oh, Lord, I never thought that I would cry again for the same old problem..."
Who can find a virtuous woman? for her price is far above rubies.
Dengan tujuan untuk 'mengawetkan' sehingga menjangkau lebih banyak orang, kita yang telah diperlengkapi dengan karunia-karunia Roh Kudus, didorong untuk juga menuliskannya. Apakah itu karunia untuk berkhotbah, mengajar, menasihati, menegur, menginjil atau karunia-karunia lain. Dengan ditulis, bahkan ketika seorang penginjil mati, khotbahnya masih bisa dinikmati oleh generasi-generasi di kemudian hari.
Seringkali kita menyamakan penginjilan dengan pelayanan Firman atau pelayanan mimbar. Ada juga yang mengidentikkan penginjilan dengan kunjungan langsung kepada orang-orang yang belum mengenal Kristus, misalnya dengan mengirimkan misionaris. Namun, seberapa banyak orang yang bisa sepenuh waktu melayani Dia di jalur ini? Di samping itu, ada daerah-daerah yang sangat rawan bagi utusan Injil. Disinilah literatur melakukan perannya yaitu menjembatani atau mengisi kekosongan tersebut.
Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review