Hari ini jalanan macet, bus way penuh, dan saya berdiri sepanjang perjalanan menuju ke kantor. Alhasil, saya tiba di kantor setengah jam lebih lambat dibanding biasanya dengan kaki lumayan pegal. Tapi saya merasa pagi ini indah.
Padahal cuma karena Madre.
Madre adalah buku baru Dewi Lestari, yang biasa memakai nama pena Dee. Buku-bukunya yang lain, Filosofi Kopi, Recto Verso dan Perahu Kertas sudah kubaca berulang kali.
Jadi di pagi yang rumit ini (seperti pagi-pagi lain di Jakarta), melewatkan kemacetan sambil berdiri di busway dan membaca Madre, entah kenapa aku merasa sangat bahagia.
