Daisypath Anniversary tickers
Protected by Copyscape Web Plagiarism Detector

6/30/2011

Tentang Sepuluh Tahun

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 2:55 pm 2 comments
Mungkin sudah agak terlambat untuk bercerita tentang betapa spesialnya tanggal 4 Mei tahun ini. I know it's June already. Tapi better late than never, lagipula this is too special to be ignored.

Jadi, 4 Mei tahun ini adalah tepat sepuluh tahun Kristus tinggal di hatiku. 4 Mei sepuluh tahun yang lalu adalah saat aku berdiri meresponi panggilanNya, mengakui aku berdosa, mengakui aku butuh Kristus dan karya penyelamatanNya di kayu salib. Di 4 Mei itu aku mengundangNya masuk ke dalam hatiku: menjadi Tuhan dan Juru Selamatku.

Ternyata, sudah 10 tahun aku jadi anak-Nya, memanggilnya "Abba, Bapa" Lalu pertanyaannya, selama 10 tahun itu, apakah aku sudah jadi anak yang baik? apakah aku anak yang bisa Ia banggakan? Yang taat dan setia? Yang menghasilkan buah, dan buahku itu tetap? Yang sudah menjadi saksi buat dunia?


Ester dan Pacar Pertamanya

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 12:13 pm 6 comments
Weekend kemarin aku pulang ke Semarang untuk menghadiri pernikahan sahabatku, Ester, yang menikah dengan Mas Andre. Ester sudah pacaran dengan Mas Andre sejak tahun pertama kuliah. Itu berarti sudah sekitar 7 tahun mereka berpacaran, sampai akhirnya menikah. Mas Andre adalah pacar pertama Ester, pacar pertama dan satu-satunya, suami pertama dan satu-satunya.

Aku masih ingat ketika mas Andre begitu terlibat dalam kehidupan Ester, termasuk dengan teman-temannya. Mas Andre yang mahasiswa teknik arsitek akan dengan senang hati menggambar poster tugas mata kuliah periklanan kami. Mas Andre juga akan selalu ada saat salah satu dari kami berulang tahun. Mas Andre juga yang membantu keluarga Ester menyiapkan tempat untuk arisan keluarga. 

Yang jelas, kami menyambut pernikahan Ester dan mas Andre dengan sukacita... 

6/19/2011

Kekacauan di Titik Nol

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 9:29 pm 5 comments
Honestly, I don’t remember who was my first love. Sepertinya waktu SD aku sudah mulai berpikir bahwa beberapa cowok lebih menarik dari cowok lain, beberapa lebih menyenangkan dan beberapa biasa saja.

But I don’t know if it was love or not.  

Anyway, aku mendapatkan pacar pertamaku di tahun terakhir SMP. But, there was two embarrassing facts. Pertama, dia adik kelasku. Memang sih, umur kami cuma beda setahun, tapi di masa sekolah pacaran dengan adik kelas termasuk dalam things you must not do.

Aku sudah tidak terlalu ingat bagaimana kami bisa saling tertarik. Sepertinya waktu itu kami sering bertemu saat istirahat, di perpustakaan, dan menjadi dekat karena mendiskusikan satu seri ensiklopedi. Suatu hari kami akan membahas ikan-ikan aneh di dasar laut, lalu hari selanjutnya kami mengamati bintang-bintang di galaksi yang jauh, dan hari selanjutnya entah ensiklopedi apa lagi yang kami bahas.

6/13/2011

Batas Kesabaran

Dibagikan oleh Mekar A. Pradipta at 1:07 pm 0 comments
Diantara puisi-puisi yang kutulis sewaktu aku masih mahasiswa, ada salah satu yang mempertanyakan soal batas kesabaran. Pada waktu itu kutulis begini:

adakah cinta berbatas?
setipis harapan atau
seluas kesabaran?
berbataskah harapan?
berbataskah kesabaran?
jika jawabnya menanti
apakah penantian berbatas?
pada apa?
waktu, rasa atau duka?
 

Pena Di Tangan Bapa Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review