Mungkin sudah agak terlambat untuk bercerita tentang betapa spesialnya tanggal 4 Mei tahun ini. I know it's June already. Tapi better late than never, lagipula this is too special to be ignored.
Jadi, 4 Mei tahun ini adalah tepat sepuluh tahun Kristus tinggal di hatiku. 4 Mei sepuluh tahun yang lalu adalah saat aku berdiri meresponi panggilanNya, mengakui aku berdosa, mengakui aku butuh Kristus dan karya penyelamatanNya di kayu salib. Di 4 Mei itu aku mengundangNya masuk ke dalam hatiku: menjadi Tuhan dan Juru Selamatku.
Ternyata, sudah 10 tahun aku jadi anak-Nya, memanggilnya "Abba, Bapa" Lalu pertanyaannya, selama 10 tahun itu, apakah aku sudah jadi anak yang baik? apakah aku anak yang bisa Ia banggakan? Yang taat dan setia? Yang menghasilkan buah, dan buahku itu tetap? Yang sudah menjadi saksi buat dunia?
